🐷 Hadits Tentang Imam Mahdi Dan Nabi Isa
MunculnyaImam Mahdi menjadi salah satu tanda akan datangnya kiamat. Rasulullah SAW bahkan pernah menyebutkan dalam sabdanya bahwa keluarnya al-Mahdi adalah tanda kiamat besar disertai dengan tanda-tanda yang lain. Namun pada kenyataannya hadits-hadits tentang Imam Mahdi ini tidak kita temukan dalam kitab Sahih, baik Shahih Bukhari maupun
Merujukbuku Membaca Sirah Nabi Muhammad dalam Sorotan Al-Qur'an dan Hadits-hadits Shahih (M QuraishShihab, 2018), teks tersebut merupakan kabar gembira tentang kehadiran Nabi Muhammad saw. Dalam bahasa Yunani dan Suryani, kata 'Penolong' dalam ayat tersebut adalah Parakletos.
AdapunImam Mahdi adalah pemimpin pertama sebelum manusia yang sebenarnya paling kita tunggu yaitu Nabi Isa 'alaihissalam. Tentang kedatangan kembali Nabi Isa ini dengan terang disebut dalam banyak hadis Bukhari dan Muslim. Sehingga mahsyur lah keyakinan akan datangnya Imam Mahdi dan Nabi Isa.
Inimasalah klasik yang selalu hangat untuk diperdebatkan, dan kadang membuat masyarakat awam jad bingung. Pokok masalahnya ada pada beberapa poin berikut ini: Masalah Pertama: tentang Nabi Isa
QA: TENTANG IMAM MAHDI. 20/09/17 11.42.35: Sahry Ramadhan: Assalamu'alaikum wr. wb. Ustad dan sahabat semua. Selamat menjelang tahun baru 1 Muharram 1439H. Ustad, sahry ada pertanyaan. Setelah semua islam akan mendominasi dunia diperkirakan 78% tahun 2050, maka Islam menjadi kuat di dunia dan kepemimpinan dunia menjadi khalifah Islam.
Nabi'Isa belumlah mati sebagaimana hal ini dikuatkan lagi dengan ayat-ayat dan hadits yang menceritakan bahwa beliau akan turun di akhir zaman sebagaimana nanti akan kami sebutkan. Ringkasnya, Isa bin Maryam belum mati. Namun beliau diangkat ke langit dan akan turun di akhir zaman sebagai tanda datangnya kiamat kubro (kiamat besar).
Rasulullahbersabda: "Umat tidak akan rusak, yang aku ada di awalnya, Isa ibn Maryam berada di akhirnya, dan al-Mahdi pada pertengahannya (sebelum akhir). Al-Mahdi adalah tanda awal kiamat kubra, ketika Nabi Isa ibn Maryam turun dari langit, beliau menyilakan Al-Mahdi untuk mengimami shalat."
Haditskemunculan Imam Mahdi. 01. Putera Bani Tamim Gelaran yang Mulia Dari Abdullah bin al-Haris bin Jaz-uz Zabidi RA katanya, sabda Nabi SAW, "Akan keluar orang-orang dari Timur, lalu mereka mempersiapkan untuk Imam Mahdi, yakni tapak pemerintahannya." (Ibnu Majah) "Akan keluar dari sulbi ini (Sayidina Ali KW) seorang Putera yang akan
ImamMahdi merupakan pemimpin umat Islam kelak ketika berhadapan dengan Dajjal dan pasukannya. Al-Mahdi bersama nabi 'Isa 'alaihissalam dan umat Islam akhir zaman akan memerangi Al-Masih Ad-Dajjal dan pasukannya. Kelak umat Islam akan menang dan Dajjal akan kalah, kekalahan ini ditandakan matinya Dajjal dengan tombak nabi 'Isa 'alaihissalam.
. Munculnya Imam Mahdi menjadi salah satu tanda akan datangnya kiamat. Rasulullah SAW bahkan pernah menyebutkan dalam sabdanya bahwa keluarnya al-Mahdi adalah tanda kiamat besar disertai dengan tanda-tanda yang lain. Namun pada kenyataannya hadits-hadits tentang Imam Mahdi ini tidak kita temukan dalam kitab Sahih, baik Shahih Bukhari maupun Shahih Muslim. Malahan hadits tentang Imam Mahdi ini lebih banyak diriwayatkan dalam kitab sunan dan di luar kitab hadits enam yang diakui Kutub as-Sittah. Salah satu hadits yang sering bertebaran di pesan siaran aplikasi berbagi pesan ataupun media sosial adalah hadits tentang ciri-ciri Imam Mahdi yang datang dengan membawa bendera hitam. Hadits ini sering dijadikan legitimasi keabsahan bendera hitam milik HTI, yang sering disebut sebagai bendera tauhid. إذا رأيتم الراياتِ السودَ قد جاءتْ من قِبَلِ خُرَاسان فأتوها فإنَّ فيها خليفةَ اللهِ المهدىَّ Artinya, “Jika kalian semua melihat bendera hitam datang dari arah Khurasan, maka datangilah bendera itu. Karena sesunggunya di sana ada Khalifatullah al-Mahdi.” Imam Ahmad bin Hanbal, Musnad Ahmad, [Beirut Muassasah al-Risalah, 2001]. J. 37, h. 70 Dengan dalih hadits ini, mereka meyakini bahwa kelompok yang kini telah dilarang oleh pemerintah itu adalah al-Mahdi yang akan membawa kemajuan bagi umat Islam. Lantas, bagaimanakah kualitas hadits tersebut? Setelah dilakukan takhrij, hadits ini hanya terdapat dalam kitab Musnad Ahmad bin Hanbal, dan juga disebutkan dalam kitab Kanzul Ummal. Namun dalam ilmu takhrij, kitab Kanzul Ummal ini tidak dapat dijadikan pegangan dalam melakukan takhrij hadits, karena kitab ini bukan bagian atau termasuk dari al-Maṣhādir al-Muʽtabarah rujukan otoritatif untuk takhrij, sebagaimana disebutkan Mahmud at-Thahhan. Selain hadits ini, masih ada lagi hadits lain yang agak mirip, yaitu sama-sama membahas tentang kedatangan al-Mahdi membawa bendera hitam. Berbeda dengan hadits sebelumnya, hadits ini diriwayatkan oleh Ibn Majjah. Imam al-Tirmidzi juga meriwayatkan hadits yang agak mirip. Walaupun diriwayatkan oleh tiga dari kutub at-Tis’ah, hadits ini belum tentu bisa dipastikan kesahihannya. Imam at-Tirmidzi sendiri ketika meriwayatkan hadits ini mengatakan bahwa hadits ini adalah hadits gharib. Istilah hadits gharib yang digunakan oleh Imam at-Tirmidzi biasanya bukan hanya berkaitan dengan jumlah perawinya, atau biasanya disebut dalam musthalah hadits sebagai bagian dari hadits ahad, melainkan juga karena perawinya bermasalah. Pada kenyataannya, dalam hadits ini ada seorang perawi yang bernama Risydin bin Sa’ad yang divonis dhaif oleh ulama hadits. Sedangkan dalam sanad Tsauban bin al-Madzkur Riwayat hadits dalam Musnad Imam Ahmad, terdapat seorang perawi yang bernama Syarik bin Abdillah al-Qadhi, yang hafalannya berubah semenjak ia menjabat sebagai qadhi di Kuffah. Ali bin Zaid yang juga merupakan salah satu perawi dalam hadits tersebut. Ia divonis sebagai orang yang dhaif, dan juga terlalu tasayyu’ condong ke golongan Syiah dengan terlalu berlebihan. Abu Qilabah, yang merupakan perawi setelah Tsauban, ternyata tidak pernah bertemu dengan Tsauban. Ini membuktikan bahwa selain hadits ini diriwayatkan oleh para perawi yang dhaif, sanad dari hadits ini juga munqathi’ terputus. Hadits ini bahkan divonis oleh salah satu Muhaqqiq yang tidak diragukan lagi kredibilitasnya, Syuaib al-Arnauth, sebagai hadits yang dhaif jiddan, yaitu hadits yang sangat lemah sekali. Oleh karena itu, mengingat hadits ini adalah hadits dhaif, bahkan divonis sebagai hadits dhaif yang parah, juga tidak ada jalur lain selain riwayat di atas, maka hadits ini tetap tidak bisa diamalkan. Imam Mahdi memang disebutkan Rasul akan muncul sebelum hari kiamat, namun kemunculannya dengan membawa bendera hitam dengan mengacu kepada hadits tersebut tidak bisa kita yakini kebenarannya. Apalagi jika ada kelompok tertentu yang mengatasnamakan sebagai bagian dari tentara al-Mahdi karena merasa membawa panji hitam tersebut, maka kemungkinan besar, mereka adalah pembohong. Wallahu a’lam. Ustadz Muhammad Alvin Nur Choironi, Pegiat Kajian Tafsir dan Hadits
9 Hadits Tentang Imam Mahdi - Di antara tanda-tanda besar hari Kiamat adalah munculnya Imam Mahdi. Imam Mahdi disebutkan banyak hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam, bahkan para ulama mengatakan hadits mengenai kabar Al-Mahdi adalah mutawatir. Imam Mahdi merupakan pemimpin umat Islam kelak ketika berhadapan dengan Dajjal dan pasukannya. Al-Mahdi bersama nabi Isa alaihissalam dan umat Islam akhir zaman akan memerangi Al-Masih Ad-Dajjal dan pasukannya. Kelak umat Islam akan menang dan Dajjal akan kalah, kekalahan ini ditandakan matinya Dajjal dengan tombak nabi Isa alaihissalam. Ciri-ciri Imam Mahdi sebagaimana yang disebutkan dalam hadits-hadits shahih adalah keturunan Nabi shallallahu alaihi wa sallam, dari anaknya Fathimah radhiyallahu anha. Namanya seperti nama Nabi yakni Muhammad atau Ahmad dan nama ayahnya seperti nama ayah nabi yakni Abdullah. Sementara di antara ciri fisiknya adalah perawakannya sangatlah baik, dahinya lebar, hidungnya mancung. Pada tulisan kali ini blog Al-Quran Pedia tertarik untuk membahas hadits-hadits yang menceritakan tentang Imam Mahdi. Simak selengkapnya di bawah ini. 1 Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Pada akhir umatku akan keluar Al-Mahdi. Allah menurunkan hujan kepadanya, bumi mengeluarkan tumbuhannya, harta akan dibagikan secara merata, binatang ternak melimpah dan umat menjadi mulia, dia akan hidup selama tujuh atau delapan yakni, musim Haji.” Mustadrak Hakim IV/557-558, beliau berkata, “Sanad hadits ini shahih, akan tetapi keduanya tidak meriwayatkannya.” Dan disepakati oleh Imam Adz-Dzahabi. Syaikh Al-Albani berkata, “Ini adalah sanad yang shahih, perawinya tsiqat.” Silsilah al-Ahaadiits ash-Shahiihah II/336, no. 711 2 Dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Al-Mahdi berasal dari Ahlul Bait, Allah memperbaikinya dalam satu malam.” HR. Al-Bukhari no. 1881, Muslim no. 2943, dan Ahmad III/191, 206, 238, 292 3 Dari Ummu Salamah radhiyallahu anha, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda Al-Mahdi berasal dari Ahlul Baitku, dari keturunan Fathimah.’” Sunan Abi Dawud XI/373, dan Sunan Ibni Majah II/1368. Syaikh Al-Albani berkata dalam Shahiihul Jaami’, “Shahih.” VI/22, no. 6610. Lihat Risalah Abdul Alim tentang Al-Mahdi hal. 160 4 Dari Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan lenyap atau tidak akan sirna dunia ini, hingga bangsa Arab dipimpin oleh seorang laki-laki dari keturunanku, yang namanya sama seperti namaku.” HR. Ahmad. Imam Al-Haitsamy mengatakan rawi-rawinya shahih.” Al-Hafidzh Ibnu Hajar Al-Asqalani mengatakan rawi-rawinya tsiqah Dalam riwayat yang lain disebutkan “…Dan nama ayahnya seperti nama ayahku.” HR. Muslim no. 2937 110 dan Abu Dawud no. 4321 5 Dari 'Imran bin Hushain radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Bagaimana dengan kalian, apabila Nabi Isa bin Maryam turun kepada kalian, sedangkan imam kalian dari kalangan kalian sendiri.” HR. Muslim no. 2946 6 Darinya Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu anhu, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Aku berikan kabar gembira kepada kalian dengan al-Mahdi, yang diutus saat manusia berselisih dengan banyaknya keguncangan. Dia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana telah dipenuhi dengan kelaliman dan kezhaliman sebelumnya. Penduduk langit dan penduduk bumi meridhainya, ia akan membagikan harta dengan cara shihaah merata." Seseorang bertanya kepada beliau, Apakah shihaah itu?’ Beliau menjawab, Dengan merata di antara manusia.’” Beliau shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Dan Allah memenuhi hati umat Muhammad shallallahu alaihi wa sallam dengan kekayaan rasa puas, meliputi mereka dengan keadilannya, sehingga dia memerintah seorang penyeru, maka penyeru itu berkata, Siapakah yang memerlukan harta?’ Lalu tidak seorang pun berdiri kecuali satu orang. Dia al-Mahdi berkata, Temuilah penjaga gudang harta dan katakan kepadanya, Sesungguhnya al-Mahdi memerintahkan mu untuk memberikan harta kepadaku.’ Kemudian dia penjaga berkata kepadanya, Ambillah sedikit!’ Sehingga ketika dia telah menyimpan di pangkuannya dan menampak-kannya, dia menyesal dan berkata, Aku adalah umat Muhammad yang jiwanya paling rakus, atau aku tidak mampu mencapai apa yang mereka capai?’” Beliau berkata, “Lalu dia mengembalikannya dan harta itu tidak diterima, maka para penjaga gudang harta berkata padanya, Sesungguhnya kami tidak menerima apa-apa yang telah kami berikan.’ Demikian-lah yang akan terus terjadi selama tujuh tahun atau delapan tahun atau sembilan tahun, kemudian tidak ada lagi kehidupan yang baik setelah itu.” Atau beliau berkata, “Kemudian tidak ada lagi hidup yang baik setelahnya.” Musnad Imam Ahmad III/37, Muntakhab Al-Kanz. Al-Haitsami berkata, “Diriwayatkan oleh Tirmidzi dan selainnya dengan banyak diringkas, dan diriwayatkan oleh Ahmad dengan sanad-sanadnya, Abu Ya’la dengan sangat diringkas dan para perawi keduanya tsiqat.” Majmaa’uz Zawaa-id VII/313-314 7 Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu anhu, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, "Al-Mahdi dari keturunanku, dahinya lebar, hidungnya mancung. Dia akan memenuhi bumi dengan keadilan, sebagaimana bumi telah dipenuhi dengan kezhaliman dan kedzaliman sebelumnya. Dia akan berkuasa selama tujuh tahun.’” Sunan Abi Dawud, kitab al-Mahdi XI/375, no. 4265, dan Mustadrak Hakim IV/557, beliau berkata, “Hadits ini shahih dengan syarat Muslim, akan tetapi keduanya tidak meriwayatkannya. Adz-Dzahabi berkata, “Imran salah satu perawi hadits lemah, dan Muslim tidak menjadikannya sebagai perawi.” Al-Mundziri mengomentari sanad Abu Dawud, “Di dalam sanadnya ada Imran al-Qaththan, dia adalah Abul Awam Imran bin Dawir al-Qaththan al-Bashri. Al-Bukhari menjadikannya sebagai penguat, Affan bin Muslim mentsiqatkannya, dan Yahya bin Sa’id al-Qaththan memujinya, sedangkan Yahya bin Ma'in dan Nasa-i melemahkannya.” Aunul Ma’buud XI/375. Adz-Dzahabi berkata dalam al-Miizaan, “Ahmad berkata, Aku berharap dia sebagai perawi yang haditsnya shalih baik.’” Abu Dawud berkata, “Lemah.” Miizaanul I’tidaal III/236. Al-Hafidzh Ibnu Hajar mengomentarinya, “Shaduq Yuhammu, dan dituduh sebagai orang yang berpola pikir Khawarij.” Taqriibut Tahdziib II/83. Ibnul Qayyim mengomentari sanad Abu Dawud, “Jayyid,” al-Manaarul Muniif hal. 144 tahqiq Syaikh Abdul Fattah Abu Ghuddah. Syaikh Al-Albani berkata, “Sanadnya hasan,” Shahiihul Jaami’ VI/22-23, no. 6616 8 Dari Jabir radhiyallahu anhu, dia berkata, “Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda Isa bin Maryam turun, lalu pemimpin mereka, Al-Mahdi berkata, Shalatlah mengimami kami!’ Dia berkata, Tidak, sesungguhnya sebagian dari kalian adalah pemimpin bagi sebagian yang lainnya, sebagai suatu kemuliaan yang Allah berikan kepada umat ini.’” HR. Al-Harits bin Abi Usamah dalam Musnadnya, begitu juga diriwayatkan dalam al-Manaarul Muniif, karya Ibnul Qayyim hal. 147-148, dan al-Haawi fil Fataawaa’, karya Imam As-Suyuthi II/64. Ibnul Qayyim berkata, “Ini adalah sanad yang jayyid.” Dishahihkan oleh Abdul Alim di dalam risalahnya tentang Al-Mahdi hal. 144 Itulah berbagai hadits-hadits yang menyebutkan tentang Imam Mahdi. Semoga ayat-ayat di atas menambah ilmu pengetahuan kepada kita dan menjadi renungan bagi kita untuk mempersiapkan hari Kiamat. Semoga bermanfaat. Diselesaikan pada 17 Jumadil Akhir 1439 Hijriyah/5 Maret 2018 Masehi.
Jakarta - Tanda-tanda kiamat sudah diterangkan dalam Al Quran dan hadits-hadits Rasulullah SAW. Salah satu hadits yang menyebutkan tanda kiamat adalah sebagai berikut,لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَتَقَارَبَ الزَّمَانُ فَتَكُونَ السَّنَةُ كَالشَّهْرِ، وَيَكُونَ الشَّهْرُ كَالْجُمُعَةِ، وَتَكُونَ الْجُمُعَةُ كَالْيَوْمِ، وَيَكُونَ الْيَوْمُ كَالسَّاعَةِ، وَتَكُونَ السَّاعَةُ كَاحْتِرَاقِ "Saat akan tiba kiamat, zaman saling mendekat. Satu tahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu, seminggu seperti sehari, sehari seperti satu jam, dan satu jam seperti menyalakan kayu dengan api," HR At Tirmidzi.Meskipun tanda-tanda kiamat telah dijelaskan secara gamblang, namun tidak ada satu pun makhluk yang mengetahui kapan waktu terjadinya kiamat. Tidak seorang pun nabi dan rasul mengetahui. Hanya Allah SWT yang mengetahui rahasia itu seperti yang tertuang dalam surat Al A'raf ayat 187,قُلْ اِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ اللّٰهِ وَلٰكِنَّ اَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُوْنَArtinya Katakanlah Muhammad, "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari Kiamat ada pada Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui."Kiamat besar atau kubro adalah kiamat yang sebenarnya atau terjadinya kehancuran seluruh alam semesta. Untuk lebih lengkapnya, berikut ini rangkuman tanda-tanda kiamat besar yang dikutip dari buku Tanda-tanda Kiamat karya Mahmud Rajab Hamady adalah sebagai Kiamat Besar dan Dalilnya1. Munculnya Imam MahdiKemunculan Imam Mahdi menjadi salah satu tanda-tanda kiamat besar yang pertama. Hal ini sesuai Rasulullah SAW, ia bersabda,يَخْرُجُ فِي آخِرِ أُمَّتِي الْمَهْدِيُّ يَسْقِيهِ اللَّهُ الْغَيْثَ، وَتُخْرِجُ الْأَرْضُ نَبَاتَهَا، وَيُعْطِي الْمَالَ صِحَاحًا، وَتَكْثُرُ الْمَاشِيَةُ وَتَعْظُمُ الْأُمَّةُ، يَعِيشُ سَبْعًا أَوْ ثَمَانِيًا، يَعْنِي حِجَجًاArtinya "Imam Mahdi akan keluar di akhir umatku. Allah akan menurunkan hujan, akan menumbuhkan tanaman di muka bumi, harta akan dibagi secara merata. Binatang ternak akan semakin banyak, begitu juga umat akan bertambah besar. Imam Mahdi hidup selama 7 atau 8 tahun." HR Al Hakim.2. Munculnya DajjalSetelah Imam Mahdi, tanda-tanda kiamat juga disertai dengan kemunculan Dajjal. Berikut bunyi dalilnya,مَا بَيْنَ خَلْقِ آدَمَ إِلَى قِيَامِ السَّاعَةِ خَلْقٌ أَكْبَرُ مِنَ الدَّجَّالِArtinya "Tidak ada satu pun mahluk sejak Adam diciptakan hingga terjadinya kiamat yang fitnahnya lebih besar dari Dajjal." HR Muslim.3. Nabi Isa AS memimpin duniaKemunculan Nabi Isa AS sebagai pemimpin dunia telah dijelaskan dalam surat An Nisa ayat 59. Pada hari kiamat kelak, ia akan menjadi saksi bagi para مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ إِلَّا لَيُؤْمِنَنَّ بِهِ قَبْلَ مَوْتِهِ ۖ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكُونُ عَلَيْهِمْ شَهِيدًاArtinya "Tidak ada seorang pun di antara Ahli Kitab yang tidak beriman kepadanya Isa menjelang kematiannya. Dan pada hari Kiamat dia Isa akan menjadi saksi mereka."4. Munculnya Ya'juj dan Ma'jujAllah SWT berfirman mengenai kemunculan Ya'juj dan Ma'juj atau kaum yang menjadi perusak di bumi dalam Quran surat Al Kahfi ayat 94,قَالُوْا يٰذَا الْقَرْنَيْنِ اِنَّ يَأْجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ مُفْسِدُوْنَ فِى الْاَرْضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجًا عَلٰٓى اَنْ تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّArtinya Mereka berkata, "Wahai Zulkarnain! Sungguh, Ya'juj dan Ma'juj itu makhluk yang berbuat kerusakan di bumi, maka bolehkah kami membayarmu imbalan agar engkau membuatkan dinding penghalang antara kami dan mereka?"5. Matahari terbit dari arah barat dan munculnya binatang melataMatahari terbit dari arah barat dan binatang menjadi tanda-tanda kiamat selanjutnya. Namun, tidak diketahui mana yang lebih dulu di antara kemunculan Abdullah bin Amr, dia berkata, dia hafal sabda Rasulullah yang menyebutkan,"Sesungguhnya pertanda yang pertama-tama muncul menjelang Kiamat ialah terbitnya matahari dari Barat dan munculnya binatang melata menemui manusia pada waktu Dhuha. Mana saja dari keduanya yang lebih dulu terjadi, maka tidak lama sesudah itu yang lainnya pun segera terjadi." HR Abu Dawud dan Ibnu Majah.6. Kabut dan angin berhembusAllah SWT bersabda mengenai kemunculan kabut yang menjadi tanda akan datangnya hari kiamat pada surat Ad Dukhan ayat 10,فَٱرْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِى ٱلسَّمَآءُ بِدُخَانٍ مُّبِينٍArtinya Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang tampak jelas,7. Munculnya apiBerdasarkan hadits dari Hudzaifah bin Asid RA, kemunculan api yang mengumpulkan manusia menjadi tanda-tanda kiamat. Berikut haditsnya,وَآخِرُ ذَلِكَ نَارٌ تَْخْرُجُ مِنَ الْيَمَنِ، تَطْرُدُ النَّاسَ إِلَى "Dan yang terakhirnya adalah api yang keluar dari Yaman, menggiring manusia ke tempat mereka berkumpul." HR Muslim.8. Terjadinya gempaGempa di muka bumi saat hari kiamat dijelaskan dalam Al Quran surat Al Hajj ayat 1 yang berbunyi,فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍArtinya "Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu; sungguh, guncangan hari Kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar."9. Kehancuran Ka'bahTanda-tanda kiamat yang terakhir adalah hancurnya Ka'bah. Hal itu sesuai dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Sa'id Al Khudri RA,لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى لاَ يُحَجَّ البَيْتُArtinya "Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum Ka'bah ini tidak lagi didatangi orang untuk menunaikan ibadah haji." HR Hakim dan Abu Ya'laBanyak hikmah yang bisa dipetik setelah memahami tanda-tanda kiamat di atas. Salah satunya mendorong diri untuk mencari bekal sebanyak-banyaknya demi kehidupan di akhirat. Semoga wawasan ini bermanfaat ya, detikers! Simak Video "Heboh Sepasang Lansia di Bogor Mengaku Imam Mahdi-Ratu Adil" [GambasVideo 20detik] rah/row
hadits tentang imam mahdi dan nabi isa